Bitcoin telah melonjak sebesar $12.000 minggu ini, membuat banyak orang tercengang. Bahkan trader yang sudah mengantisipasi tren bullish baru kemungkinan tidak menyangka kenaikan yang sedrastis dan setak terduga ini. Alhasil, Bitcoin mencapai satu-satunya area POI dalam bentuk bearish FVG setelah stagnan selama dua bulan dan menembusnya dengan mudah. Sinyal jual tidak terbentuk; dengan demikian, pola FVG tersebut kini berubah menjadi pola IFVG. Ini menunjukkan pola bullish yang mendukung pergerakan naik.
Kami masih membuka kemungkinan bahwa kenaikan "emas digital" saat ini hanya bagian dari sebuah koreksi atau bahkan sebuah manipulasi oleh market maker yang bertujuan menunjukkan kepada pasar seolah-olah tren bullish baru sedang dimulai. Menariknya, saat ini belum ada alasan kuat untuk tren bullish baru. Memang, langkah-langkah Departemen Keuangan AS pada minggu ini memicu lonjakan signifikan pada aset berisiko, tetapi sampai sejauh mana aset-aset ini daoar naik hanya berdasarkan faktor tersebut? Latar belakang fundamental masih negatif bagi segmen crypto: Federal Reserve tidak berniat untuk menurunkan suku bunga acuan pada 2026, modal terus mengalir ke sektor AI, permintaan spot terhadap Bitcoin tetap lemah, stabilitas geopolitik tidak tercapai, para miner mengalihkan peralatan mereka untuk kebutuhan AI, dan strategi tetap menjual cadangan Bitcoin.
Pada hari Rabu, Departemen Keuangan AS mengumumkan akan menggandakan buyback obligasi jangka panjang lama. Kabar ini memicu pelemahan tajam dolar dan kenaikan aset berisiko. Pada dasarnya, pembelian kembali obligasi oleh pemerintah adalah sejenis quantitative easing (QE). Departemen Keuangan AS menarik obligasi dari pasar dengan imbalan menyuntikkan likuiditas (uang) ke dalam perekonomian. Ketika lebih banyak uang masuk ke sistem, dana tersebut mulai mengalir ke instrumen investasi lain seperti cryptocurrency atau saham. Kami mengakui bahwa ini adalah faktor pertumbuhan yang kuat dan tidak dapat diprediksi sebelumnya. Sayangnya, tidak ada yang dapat mengetahui rencana Departemen Keuangan AS jauh-jauh hari. Namun, dapatkah Bitcoin kembali naik ke $120.000 atau bahkan lebih tinggi hanya dengan bertumpu pada faktor ini? Minggu ini, gambaran teknikal untuk crypto utama ini menjadi jauh lebih positif; namun, garis CHOCH belum ditembus, dan pada timeframe mingguan masih terdapat tren menurun. Bagi Bitcoin, satu-satunya dukungan saat ini datang dari keputusan Departemen Keuangan AS. Namun, pola-pola bullish sekarang dapat dipertimbangkan dengan lebih serius.
Gambaran Umum BTC/USD pada Timeframe Harian
Pada timeframe harian, Bitcoin masih membentuk tren menurun. Struktur tren bersifat bearish, dan garis CHOCH berada di $82.800, tempat LH (Lower High) terakhir terbentuk. Hanya jika harga bergerak di atas level ini, kami dapat menganggap tren menurun telah selesai. Satu-satunya bearish FVG terakhir telah sepenuhnya ditembus dan berubah menjadi bullish IFVG. Dengan demikian, area ini kini akan menjadi POI untuk posisi long. Bitcoin memang belum mematahkan tren menurun, tetapi dalam beberapa hari terakhir peluang untuk mengakhiri tren bearish meningkat tajam. Hal ini tidak dapat diabaikan.
Gambaran Umum BTC/USD pada Timeframe 4 Jam
Pada timeframe empat jam, terlihat dengan jelas bagaimana Bitcoin seolah-olah melesat ke stratosfer. Menganalisis timeframe empat jam saat ini tidak terlalu bermanfaat karena pergerakannya terlalu kuat. Oleh karena itu, sinyal trading sebaiknya dicari pada timeframe harian atau bahkan mingguan dalam beberapa hari ke depan.
Rekomendasi Trading untuk BTC/USD:
Bitcoin masih membentuk tren menurun, terlepas dari lonjakan kuat minggu ini. Kami tetap mengantisipasi penurunan dengan target $57.500 (level 61,8% pada Fibonacci retracement dari tren naik tiga tahun), meskipun level ini pada dasarnya sudah tersentuh. Namun, kami tidak beranggapan bahwa tren menurun akan berakhir di sini. Pola bearish FVG terakhir telah dibatalkan, dan pada dasarnya tidak ada POI untuk posisi short pada timeframe yang lebih panjang. Meski demikian, sebuah bearish FVG masih dapat diidentifikasi pada timeframe mingguan, sementara tren menurun pada grafik harian belum berbalik, dan latar belakang fundamental belum cukup jelas untuk mengantisipasi kenaikan cryptocurrency ini ke level tertinggi.
Penjelasan Ilustrasi:
- CHOCH – break of a trend structure (breakout struktur tren).
- Liquidity – Stop-loss dan pending order yang digunakan market maker untuk membangun posisi mereka.
- FVG – Fair Value Gap. Harga melewati area-area ini dengan sangat cepat, yang menunjukkan sepenuhnya tidak adanya salah satu sisi pelaku pasar. Setelah itu, harga cenderung kembali ke area ini dan meresponsnya untuk melanjutkan tren utama.
- IFVG – Inverted Fair Value Gap. Setelah kembali ke area seperti ini, harga tidak memberikan reaksi dan justru menembusnya secara impulsif, lalu mengujinya dari sisi sebaliknya.
- OB – Order Block. Candle tempat market maker membuka posisi untuk mengumpulkan likuiditas demi membentuk posisi mereka ke arah yang berlawanan.