Dolar kembali berada dalam posisi sulit akibat pernyataan terbaru Donald Trump terkait situasi di Timur Tengah.
Euro dan pound bereaksi positif terhadap berita bahwa negosiasi dengan Iran berjalan dengan baik, dengan isu utama yang masih bermasalah adalah perbedaan pandangan soal program nuklir. Para pelaku pasar menyambut baik sinyal adanya potensi penurunan ketegangan geopolitik di kawasan tersebut, yang biasanya mendukung aset berisiko. Namun, terlepas dari optimisme tersebut, perselisihan yang masih berlanjut terkait program nuklir Iran dan situasi di Selat Hormuz membuat kami belum bisa membahas penyelesaian yang tuntas. Artinya, peningkatan volatilitas di pasar valuta asing kemungkinan masih akan berlanjut, dan pergerakan lebih lanjut euro, pound, dan aset berisiko lainnya akan bergantung pada perkembangan negosiasi serta faktor-faktor lain yang memengaruhi perekonomian global.
Berkenaan dengan laporan, hari ini dijadwalkan rilis sejumlah indikator ekonomi kunci untuk Zona Euro. Pada paruh pertama hari, akan dipublikasikan data indeks Indeks Manajer Pembelian (PMI) manufaktur Zona Euro untuk bulan Mei. Indikator ini merupakan salah satu barometer terpenting bagi perekonomian, karena mencerminkan produksi, lapangan kerja, dan ekspektasi bisnis di sektor industri. Seiring dengan sektor manufaktur, perhatian khusus juga akan tertuju pada PMI sektor jasa. Mengingat sektor jasa menyumbang porsi signifikan terhadap PDB Zona Euro, dinamika di sektor ini sangat krusial untuk menilai kesehatan ekonomi kawasan secara keseluruhan. Mengingat aktivitas di sektor ini telah menurun dalam beberapa bulan terakhir, euro berpotensi menghadapi tantangan baru.
Selain indeks PMI, agenda hari ini juga mencakup publikasi data neraca transaksi berjalan dalam neraca pembayaran Bank Sentral Eropa. Informasi ini memberikan gambaran mengenai neraca perdagangan, arus modal, dan berbagai transaksi keuangan lainnya, yang dapat menjelaskan posisi eksternal ekonomi Zona Euro dan potensi dampaknya terhadap nilai tukar.
Terkait pound, situasinya juga berpotensi berubah secara signifikan, karena data penting yang serupa dengan Zona Euro akan segera dipublikasikan. Para trader akan mencermati rilis indeks aktivitas PMI utama di Inggris, yang akan menjadi indikator kondisi perekonomian Inggris pada awal kuartal kedua.
Fokus utama akan tertuju pada publikasi data PMI sektor manufaktur. Indikator yang merefleksikan kondisi sektor penting ini akan memberikan gambaran seberapa baik industri mampu menghadapi tantangan saat ini, termasuk kemungkinan dampak perang di Timur Tengah. Yang sama pentingnya adalah rilis PMI sektor jasa. Mengingat besarnya kontribusi sektor jasa terhadap PDB Inggris, dinamika indikator ini sangat vital dalam membentuk gambaran umum aktivitas ekonomi. Pertumbuhan atau stagnasi di sektor ini dapat berdampak signifikan terhadap penilaian prospek perekonomian Inggris dan nilai tukar pound Inggris.
Jika data yang dirilis sejalan dengan ekspektasi para ekonom, strategi terbaik adalah menggunakan strategi Mean Reversion. Jika data jauh melampaui atau jauh di bawah ekspektasi, strategi yang lebih tepat adalah menggunakan Momentum.
Strategi Momentum (saat Breakout):
Untuk Pasangan EUR/USD
Posisi long saat breakout level 1,1635 dapat mendorong kenaikan euro menuju area 1,1659 dan 1,1678;
Posisi short saat breakout level 1,1609 dapat mendorong penurunan euro menuju area 1,1585 dan 1,1555;
Untuk Pasangan GBP/USD
Posisi long saat breakout level 1,3444 dapat mendorong kenaikan pound menuju area 1,3473 dan 1,3505;
Posisi short saat breakout level 1,3410 dapat mendorong penurunan pound menuju area 1,3379 dan 1,3344;
Untuk Pasangan USD/JPY
Posisi long saat breakout level 159,15 dapat mendorong kenaikan dolar menuju area 159,40 dan 159,65;
Posisi short saat breakout level 158,85 dapat mendorong aksi jual dolar menuju area 158,55 dan 158,25;
Strategi Mean Reversion (saat Reversal):
Untuk Pasangan EUR/USD
Posisi short akan dipertimbangkan setelah false breakout di atas 1,1638 ketika harga kembali turun di bawah level ini;
Posisi long akan dipertimbangkan setelah false breakout di bawah 1,1610 ketika harga kembali naik ke level ini;
Untuk Pasangan GBP/USD
Posisi short akan dipertimbangkan setelah kegagalan breakout ke atas 1,3448 diikuti dengan pergerakan turun kembali ke bawah level ini;
Posisi long akan dipertimbangkan setelah kegagalan breakout ke bawah 1,3414 diikuti dengan pergerakan naik kembali ke level ini;
Untuk Pasangan AUD/USD
Posisi short akan dipertimbangkan setelah kegagalan breakout ke atas 0,7145 dan harga kembali turun di bawah level ini;
Posisi long akan dipertimbangkan setelah kegagalan breakout ke bawah 0,7095 dan harga kembali naik ke level ini;
Untuk Pasangan USD/CAD
Posisi short akan dipertimbangkan setelah kegagalan breakout ke atas 1,3775 dan harga kembali turun ke bawah level ini;
Posisi long akan dipertimbangkan setelah kegagalan breakout ke atas 1,3748 dan harga kembali ke level ini;