empty
 
 
12.05.2026 11:05 AM
Pasar menukar TACO dengan NACHO

Anda bisa terbiasa dengan segalanya — yang baik maupun yang buruk. Pasar telah beradaptasi dengan konflik di Timur Tengah. Indeks saham terus mencetak rekor tertinggi baru, dan slogan lama TACO ("Trump Always Chickens Out") telah digantikan oleh lelucon baru: NACHO — "Not a Chance Hormuz Opens." Para investor kini berasumsi bahwa jalur utama minyak dunia tidak akan dibuka kembali sampai kerusakan ekonomi akibat blokade menjadi sangat katastrofik. Sejauh ini, pandangan tersebut belum mampu menghentikan laju S&P 500.

Investor ritel yakin bahwa laba korporasi yang spektakuler memberikan bantalan terhadap guncangan geopolitik. Menurut JP Morgan, aliran dana ke reksa dana berorientasi saham yang berfokus pada chip mencapai level tertinggi dalam satu tahun pada pekan yang berakhir 8 Mei. Alhasil, Philadelphia Semiconductor Index naik ke rekor tertinggi.

Kinerja Philadelphia Semiconductor Index

This image is no longer relevant

Semakin tinggi S&P 500 naik, semakin banyak pelaku pasar yang bersikap bullish. HSBC menaikkan target akhir tahun 2026 untuk indeks acuan tersebut dari 7.500 menjadi 7.650, sementara CFRA menaikkan targetnya dari 7.400 menjadi 7.575. Proyeksi paling agresif datang dari Yardeni Research, yang memperkirakan indeks berada di level 8.250 dibandingkan perkiraan sebelumnya di 7.700. Faktor pendorong yang disebutkan adalah sentimen yang membaik terhadap teknologi AI, adopsi AI yang terus meluas di seluruh perekonomian, serta meredanya risiko terkait geopolitik, perdagangan, dan suku bunga.

Citi berpendapat bahwa laba korporasi big tech adalah motor utama di balik kekuatan S&P 500. Indeks acuan tersebut naik 8,4% sejak awal tahun, sementara Nasdaq 100 menguat 16%, yang banyak didorong oleh pembelian semikonduktor dalam jumlah besar.

Dinamika Revisi Laba AS vs Eropa

This image is no longer relevant

Sektor teknologi menyumbang 37% dari S&P 500, dibandingkan hanya 6,3% pada EuroStoxx 600. Karena itu, tidak mengherankan jika perusahaan-perusahaan AS melampaui perkiraan laba dengan selisih yang lebih besar dibandingkan emiten Eropa. Akibatnya, modal mengalir dari Dunia Lama ke Dunia Baru, yang menjadi salah satu pendorong utama reli pasar secara luas.

This image is no longer relevant

Pasar kini menghadapi ujian dari data inflasi AS untuk bulan April. CPI diperkirakan akan meningkat menjadi 3,6%, yang akan meningkatkan kemungkinan kenaikan Fed funds rate. Saat ini pasar memperkirakan sekitar 30% peluang kenaikan suku bunga pada akhir 2026 dan sekitar 50% pada April 2027. Kebijakan moneter yang lebih ketat kemungkinan akan mendorong imbal hasil Treasury lebih tinggi dan meningkatkan biaya pinjaman bagi korporasi AS. Pertanyaannya adalah apakah pasar saham mampu menyerap beban tersebut.

Secara teknikal, grafik harian S&P 500 menunjukkan tren naik yang berlanjut menuju zona konvergensi yang dibatasi oleh level 7.435 dan 7.460. Kegagalan menembus zona tersebut kemungkinan akan memicu koreksi, sehingga menciptakan peluang buy the dip seperti biasanya bagi para trader.

Ringkasan
Urgensi
Analitik
Igor Kovalyov
Mulai berdagang
Dapatkan keuntungan dari perubahan nilai mata uang kripto dengan InstaForex.
Unduh MetaTrader 4 dan buka perdagangan pertama Anda.
  • Grand Choice
    Contest by
    InstaForex
    InstaForex always strives to help you
    fulfill your biggest dreams.
    GABUNG KONTES
  • Chancy Deposit
    Isi akun Anda sebesar $3000 dan dapatkan $9000 lebih banyak!
    Pada Mei kami mengundi $9000 dalam promo Chancy Deposit!
    Dapatkan kesempatan untuk menang dengan melakukan deposit sebesar $3000 pada akun trading Anda. Setelah memenuhi persyaratan ini, Anda telah menjadi partisipan promo.
    GABUNG KONTES
  • Trade Wise, Win Device
    Top up akun anda dengan dana minimal $500, daftar kontes, dan dapatkan peluang untuk memenangkan perangkat seluler.
    GABUNG KONTES
  • 30% Bonus
    Raih bonus 30% setiap kali anda top up
    DAPATKAN BONUS

Artikel yang direkomendasikan

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.
Widget callback