Situasi di pasar crypto masih belum banyak berubah. Pada time frame harian, pergerakan masih berupa koreksi naik yang lemah dan lamban, sementara pada time frame 4 jam sekitar 80% pergerakan mendatar dengan sedikit kecenderungan naik. Saat ini belum terbentuk datar yang jelas, tetapi juga belum ada pergerakan trending pada time frame 4 jam, yang semakin mempersulit proses trading. Kita melihat hibrida antara tren naik yang sangat lemah dan pasar datar. Pergerakan terakhir lebih mirip pola acak ketimbang datar yang teratur, mirip dengan yang sering terlihat di pasar valas. Harga naik-turun tanpa arah yang jelas, dan para trader kesulitan mengambil keputusan. Pada time frame 4 jam, Bitcoin telah menguji batas bawah channel mendatar dan membentuk deviasi, sehingga kenaikan harga cryptocurrency utama saat ini dapat dikatakan wajar. Meskipun mungkin kita mengantisipasi sebaliknya, fase mendatar masih berlanjut.
Sementara itu, diketahui bahwa Strategy kembali membeli hampir 5.000 Bitcoin tambahan senilai kurang lebih $330 juta. Harga rata-rata pembelian koin tersebut sekitar $67.700. Terlihat bahwa perusahaan milik Michael Saylor tetap setia pada strategi utamanya selama enam tahun terakhir, yang sebenarnya tidak lagi berfokus pada pengembangan perangkat lunak. Dengan demikian, total kepemilikan Bitcoin di neraca perusahaan telah mencapai 767.000 BTC. Menariknya, sejak 2020, perusahaan ini telah menginvestasikan sekitar $58 miliar ke dalam Bitcoin, dengan harga beli rata-rata $75.600 per koin. Artinya, investasi Bitcoin Strategy saat ini masih berada di zona rugi. Tentu saja, jika harga Bitcoin naik ke $100.000 atau $1 juta, perusahaan tersebut akan meraih keuntungan besar, tetapi jika melihat berita terakhir, saat ini tampaknya hanya perusahaan Saylor yang masih aktif membeli Bitcoin.
Gambaran Umum BTC/USD pada Time Frame 1 Hari
Pada time frame harian, Bitcoin masih membentuk tren menurun. Struktur tren dapat diidentifikasi menurun, sementara garis CHOCH berada di $97.900. Hanya jika harga bergerak di atas level ini, tren menurun bisa dianggap berakhir. Sinyal jual terakhir terbentuk di dalam area FVG "bearish" ($96.900 – $98.000). Dengan demikian, para trader memiliki peluang bagus untuk menangkap hampir seluruh pergerakan turun terakhir. Untuk saat ini, yang bisa dilakukan hanyalah menunggu. Karena belum ada tanda-tanda pembalikan tren ke atas, kami memperkirakan penurunan akan berlanjut. Pada time frame harian, area POI terdekat untuk membuka posisi jual baru berada di kisaran $79.500 – $81.100. Dalam penurunan saat ini, terbentuk dua FVG bearish dengan pengambilan likuiditas awal untuk penjualan, tetapi pergerakan mendatar pada time frame 4 jam menghambat kelanjutan penurunan harga yang lebih dalam.
Gambaran Umum BTC/USD pada Time Frame 4H Jam
Pada time frame 4 jam, harga sempat turun ke batas bawah channel mendatar, membentuk deviasi/pantulan dari area tersebut, dan kini kembali mengarah ke batas atas channel. Area di atas garis tren menurun (liquidity pool) merupakan target yang sangat menarik. Jika fase mendatar terus berlanjut, pola internal di dalam channel tidak terlalu penting. Saat ini, kami lebih mengandalkan grafik harian, tetapi pergerakan mendatar pada time frame 4 jam yang menentukan arah dan kekuatan pergerakan. Setelah fase mendatar berakhir, fokus dapat kembali dialihkan ke time frame harian.
Rekomendasi Trading BTC/USD:
Bitcoin masih membentuk tren menurun yang utuh, disertai koreksi naik terhadap tren tersebut. Kami tetap menantikan kelanjutan penurunan menuju $57.500 (level Fibonacci 61,8% dari tren naik tiga tahun), dan sejauh ini belum tampak tanda-tanda pembalikan tren. Namun, bahkan level $57.500 pun saat ini belum terlihat sebagai titik akhir yang pasti. Di antara area POI yang ada, FVG bearish terdekat pada time frame harian berada di kisaran $79.300 – $81.200. Pada time frame 4 jam, karakter pergerakan Bitcoin kembali menunjukkan semua ciri pasar mendatar, sehingga yang layak dipantau terutama adalah deviasi dari batas-batas channel mendatar tersebut.
Penjelasan Ilustrasi:
CHOCH – pemutusan struktur tren.
Likuiditas – likuiditas dan stop loss para trader yang dimanfaatkan market maker untuk membangun posisi mereka.
FVG – Area ketidakefisienan harga. Harga melintas sangat cepat di area seperti ini, yang menandakan hampir tidak adanya satu sisi pelaku pasar. Di kemudian hari, harga cenderung kembali ke area ini dan bereaksi dari sana.
IFVG – Area ketidakefisienan harga terbalik. Setelah harga kembali ke area ini, pasar tidak memberikan reaksi berarti, melainkan justru menembusnya secara impulsif dan kemudian mengujinya kembali dari sisi sebaliknya.
OB – Order block. Candlestick tempat market maker membuka posisi dengan tujuan mengambil likuiditas untuk kemudian membentuk posisi berlawanan arah.